posisi duduk

Tips Stretching Mencegah Nyeri Myofacial Pain Syndrome

Bila kegiatan sehari-hari Anda di kantor tidak seperti ilustrasi pada gambar di bawah, lalu kemudian nyeri mulai menyerang leher atau bagian tubuh lainnya, mungkin Anda sudah terkena Myofacial Pain Syndrome (MPS).

posisi duduk
Ilustrasi posisi duduk/ marplephysio.com

Ada beberapa tips yang bisa Anda kerjakan untuk mencegah datangnya nyeri akibat Myofascial Pain Syndrome. Anda bisa berkonsultasi dengan klinikfisioterapi.com.

1. Stretching aktif, dengan gerakan seperti berikut ini:

  • Menundukkan kepala ke bawah dan meregangkan kepala ke atas dengan hitungan tertentu, misalnya hitungan satu sampai sepuluh.
  • Menolehkan kepala ke kanan dan ke kiri dengan suatu hitungan tertentu.
  • Menekuk kepala ke kanan dan ke kiri dilakukan dengan suatu hitungan tertentu.

2. Perbaiki cara bekerja (ergonomic) dengan komputer:

  • Usahakan pekerjaan terlihat dengan kepala dan badan tegak, kepala agak ke depan.
  • Usahakan benda yang akan Anda jangkau berada maksimal 15 cm di atas landasan kerja.
  • Jika memungkinkan sediakan meja yang dapat diatur turun dan naik.
  • Harus memiliki layar anti silau (filter screen) atau memakai kacamata berwarna.
  • Posisi kepala dan leher harus tegak, dengan wajah menghadap langsung ke layar monitor. Leher tidak boleh membungkuk, karena dapat menyebabkan sakit pada leher.
  • Posisi punggung tegak, tidak miring kesamping, tidak membungkuk, dan tidak terlalu menyender ke belakang. Untuk itu diperlukan tempat
  • Duduk yang baik dan nyaman.
  • Posisi pundak tidak terlalu terangkat dan terlalu ke bawah. Bila otot-ototnya masih tegang, berarti posisinya belum benar.
  • Posisi lengan yang baik adalah ketika mengetik dan menggunakan mouse dengan nyaman. Masing-masing orang mempunyai posisi nyamannya tersendiri. Posisi lengan yang baik berada disamping badan, dan siku membentuk sudut lebih besar 90 derajat.
  • Posisi kaki harus diletakkan di lantai atau sandaran kaki, dan seluruh tapak kaki menyentuh lantai dan siku membentuk sudut tidak kurang dari 90 derajat.
  • Beristirahat dan meregangkan badan agar tidak kaku selama 10 menit. Dapat juga melakukan gerakan stretching secara bersama-sama. Gerakan ini juga sangat bermanfaat untuk membangkitkan semangat dalam bekerja.
  • Untuk penggunaan keyboard, jari-jari pada keyboard tidak boleh dalam waktu yang lama, agar menghindari nyeri otot dan lakukanlah stretching di saat badan sudah terasa lelah dan kaku. Waktu yang dianjurkan adalah pada pukul 10.00 WIB dan 15.00 WIB untuk meningkatkan kembali semangat dalam bekerja.

Simak video berikut untuk memahami lebih jauh tentang posisi duduk yang baik.

Baca juga: Kenali Pemicu Nyeri Hebat Myofascial Pain Syndrome

Rihla Farhati
Program Studi S-1 Fisioterapi, Fakultas Fisioterapi
Universitas Esa Unggul

1 thought on “Tips Stretching Mencegah Nyeri Myofacial Pain Syndrome”

  1. Pingback: Mencegah Efek Buruk Akibat Duduk Terlalu Lama

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top
Malcare WordPress Security