Mengenal Peran Fisioterapis dalam Tim Olahraga

KlinikFisioterapi.com – Bagi orang awam, profesi fisioterapi seringkali disamaartikan dengan tukang pijat atau masseur. Padahal itu merupakan hal yang keliru. Seorang fisioterapis dalam sebuah tim olahraga memang pada awalnya merupakan profesi yang belum dikenal secara luas.

Bagi yang belum paham wajar bila tidak mengetahuinya karena pekerjaan yang dilakukan sekilas terlihat serupa, sama-sama membantu atlet atau olahragawan yang cedera. Lalu apa sebenarnya yang dilakukan fisioterapis? Apakah berbeda dengan seorang tukang pijat?

Mengenal Fisioterapi

Seorang fisioterapi olahraga, Matias Ibo, menjelaskan bahwa fisioterapi atau terapi fisik berasal dari dua kata, yaitu fisik (physic) atau berkaitan dengan tubuh, dan juga terapi (therapy) yang bermakna perawatan. Maka fisioterapi merupakan bentuk atau tindakan untuk melakukan perawatan tubuh atau fisik.

Sedangkan menurut Departemen Kesehatan Republik Indonesia: “Fisioterapi adalah suatu pelayanan kesehatan yang ditujukan untuk individu dan/atau kelompok dalam upaya mengembangkan, memelihara, dan memulihkan gerak dan fungsi sepanjang daur kehidupan dengan menggunakan modalitas fisik, agen fisik, mekanis, gerak dan komunikasi.”

Di Indonesia sendiri, fisioterapi bisa dikatakan sebagai salah satu profesi yang baru. Namun di negara-negara maju, pekerjaan ini akrab dengan kehidupan masyarakat sehari-hari. Bukan hanya mengurusi pasien cedera dalam bidang olahraga, namun para fisioterapis juga bekerja secara independen. Seperti dokter, spesialis, dan paramedik lainnya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Profesi ini juga memiliki spesialisasinya sendiri, seperti halnya dokter. Ada fisioterapis anak, fisioterapis syaraf, fisioterapis manual, fisioterapis untuk suatu rumah sakit, dan lainnya. Termasuk juga fisioterapis olahraga.

Baca juga: Jenis-jenis Perawatan Fisioterapi dan Prosedurnya

Tugas Fisioterapis Olahraga

Melansir Detik Sport, terdapat berbagai macam pekerjaan yang dilakukan fisioterapis olahraga. Berikut merupakan tugas-tugas seorang fisioterapis olahraga:

  • membuat program-program latihan bagi para atlet yang mengalami cedera,
  • membuat penilaian terhadap cedera-cedera yang terjadi,
  • membuat program latihan yang spesifik sesuai dengan jenis olahraga,
  • memberi nasehat tentang asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh para atlet.

Fisioterapis dalam tim olahraga juga bertugas untuk memberi masukan atau nasehat kepada pelatih. Misalnya saja tentang hal-hal berikut:

  • situasi dan kondisi dari seorang pemain, apakah dalam keadaan fit dan bisa mengikuti pertandingan,
  • saran mengenai batas waktu yang mampu dilewati oleh seorang atlet untuk mengikuti permainan,
  • kesiapan dan kesanggupan seorang atlet untuk kembali bermain usai cedera,
  • menyiapkan porsi latihan khusus dan terpisah bagi para pemain cedera.

Perbedaan Fisioterapis dengan Masseur

Ada hal yang perlu diingat, pijat, urut, atau massage bukan merupakan bagian dari tugas seorang fisioterapis dalam tim olahraga. Mengurut salah satu bagian tubuh tentu merupakan hal yang penting bagi seorang atlet. Sebab, otot yang pegal dan lelah harus dibuat lemas dan rileks kembali. Namun, urut dan pijat ini dilakukan pada atlet yang tidak sedang mengalami cedera. Urut dilakukan oleh seorang masseur yang memiliki sertifikat.

Tugas seorang fisioterapis adalah untuk mengkaji sebuah cedera, melakukan tes-tes atau pemeriksaan, dan menarik kesimpulan dari cedera yang dialami atlet. Barulah kemudian sebuah program latihan dapat disusun dan diberikan. Pijat dan massage tidak diberikan oleh fisioterapis karena merupakan tugas masseur.

Mengapa Fisioterapis dan Tukang Pijat Sering Dianggap Sama?

Bukan tanpa alasan fisioterapis dengan tukang pijat dianggap sebagai profesi yang sama oleh orang awam hingga saat ini. Sejak dulu, massage memang dijadikan sebagai terapi. Hal ini berdasarkan fakta bahwa otot yang tegang dapat dilemaskan kembali melaui pijatan. Bukan hanya pada pegal otot yang ringan, tetapi juga termasuk pada cedera.

Seiring berkembangnya pengetahuan dalam ilmu medis, diketahui bahwa massage dan cedera menjadi seperti bertolak belakang. Pemijatan pada bagian tubuh yang cedera justru bisa menghambat kesembuhan dan memperparah keadaan. Ini menjadi prinsip dasar yang harus diketahui oleh seorang fisioterapis ketika menjalankan tugasnya.

Sebagai Kesimpulan, Apa Peran Fisioterapis dalam Tim Olahraga?

Fisioterapis merupakan orang yang memberikan program latihan kepada para atlet yang cedera. Fisioterapis juga membantu meningkatkan kualitas hidup seseorang, dengan membantu meningkatkan performa fisiknya, yakni dari kondisi cedera ke kondisi fisik yang sehat dan bugar kembali.

Melalui kacamata fisioterapi kita bisa mengetahui cedera jenis apa yang dialami, bagaimana cara kita memperlakukan cedera itu, dan bagaimana cara mengobatinya. Ilmu fisioterapi mengajarkan kita bagaimana seharusnya kita berlatih dan melakukan pemanasan sebelum bertanding, agar cedera yang pernah kita alami tidak terulang kembali atau jangan sampai bertambah parah.

1 thought on “Mengenal Peran Fisioterapis dalam Tim Olahraga”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top
Malcare WordPress Security