Mengenal Fisioterapi Obstetri Ginekologi

Mengenal Obstetri dan Ginekologi

Obstetri merupakan cabang ilmu kedokteran yang khusus mempelajari dan mendalami mengenai kehamilan dan persalinan. Seperti :

  • Program perencanaan kehamilan,
  • Memeriksa kondisi kesehatan ibu dan bayi,
  • Memberikan saran mengenai tips kesehatan selama kehamilan,
  • Membantu keluhan selama kehamilan misalnya morning sickness, nyeri punggung dan kaki,
  • Permasalahan saat persalinan, misalnya prematur, pendarahan, dan sebagainya.

Sedangkan ginekologi khusus mempelajari masalah reproduksi wanita. Beberapa permasalahan yang ditangani oleh ginekologi antara lain:

  • Permasalahan yang berhubungan dengan vagina dan vulva, misalnya keputihan,
  • Masalah pada indung telur dan tuba falopi, kista, tumor dan sebagainya,
  • Permasalahan terkait menstruasi hingga menopause.

Karena berhubungan erat dengan masalah kesehatan wanita, kedua spesialisasi ini digabung dalam satu keahlian yang disebut dengan Obgyn. Di Indonesia seringkali dikenal dengan nama dokter kandungan.

Fisioterapi Obstetri Ginekologi

Fisioterapi merupakan proses rehabilitasi fisik yang dilakukan untuk memeriksa, menangani pasien. Selain dilakukan oleh pasien yang memiliki keterbatasan gerak dan fungsi tubuh, fisioterapi juga dimanfaatkan untuk mencegah cacat fisik dan risiko gangguan fisik di kemudian hari.

Dalam prakteknya, fisioterapi dapat dilakukan untuk pasien dalam segala usia dan dengan tujuan yang beragam. Salah satunya untuk cabang keilmuan obstetri dan ginekologi. Fisioterapi untuk obstetri ginekologi dapat dikatakan masih kurang populer karena tidak banyak yang mengetahuinya. Padahal manfaatnya sangatlah beragam. Mulai dari membantu selama masa kehamilan, memperlancar persalinan, hingga membantu memulihkan kekuatan otot pasca persalinan.

Selama masa kehamilan dan persalinan, banyak perubahan yang terjadi pada tubuh. Yang paling terlihat adalah perubahan pada otot dinding perut yang semakin membesar, beriringan dengan tumbuhnya janin. Keadaan ini akan menyebabkan kurangnya kekuatan support (pengenduran) otot abdomen/perut. Demikian juga dengan otot-otot dasar panggul dan otot liang senggama akan mengalami pembesaran atau pelonggaran dari bentuk awalnya.

Kondisi otot abdomen yang mengendur ini dapat dibantu untuk kembali normal dengan latihan atau rehabilitasi yang sering disebut sebagai postpartum exercise (atau latihan paska persalinan). Tujuannya adalah untuk kembali meningkatkan kekuatan otot-otot yang mengalami peregangan selama masa kehamilan. Postpartum exercise dilakukan secara bertahap dengan berbagai gerakan dari paling sederhana hingga sulit, yang disesuaikan dengan kondisi ibu setelah melahirkan.

Fisioterapi obstetri ginekologi juga dapat dilakukan pada kondisi hamil yang disebut dengan prenatal exercise yang tujuannya adalah membantu menangani berbagai keluhan selama masa kehamilan. Beberapa gerakan prenatal exercise juga membantu dalam persiapan proses persalinan nantinya.

Selain itu, fisioterapi obstetri ginekologi tidak hanya diperuntukkan bagi ibu hamil dan pasca persalinan. Fisioterapi obstetri ginekologi dapat membantu kasus adnexitis (infeksi pada adxexa yaitu tuba falopi, salphinx, ovarium, fimbrae), shalfingitis (peradangan pada saluran telur) dan sebagainya.

Fisioterapi untuk obstetri dan ginekologi tidak dapat diberikan secara sembarangan, apalagi jika fisioterapi dilakukan untuk pemulihan dari peradangan atau diberikan pada ibu hamil dan pasca persalinan. Sehingga untuk melakukan fisioterapi obstetri dan ginekologi perlu disesuaikan dengan rujukan dokter Obsgyn atau dokter kandungan. Bagi ibu hamil, exercise yang berlebihan akan mempengaruhi kondisi ibu dan janin.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top
Malcare WordPress Security