cedera hamstring

Mengenal Cedera Hamstring, Cedera pada Otot Paha

KlinikFisioterapi.com – Otot hamstring terletak di bagian belakang paha, yakni pada bagian bawah pinggul sampai sedikit di bawah lutut. Otot ini tersusun dari tiga buah otot yang berkelompok. Otot-otot ini memungkinkan Anda untuk bisa menekuk lutut serta meluruskan kaki.

Tiga otot tersebut masing-masing adalah semimembranosus, semitendinosus, dan bisep femoris. Seperti otot-otot tubuh lainnya, otot-otot hamstring juga bisa keseleo, tertarik secara tidak normal, atau terjadi robekan. Saat salah satu dari tiga otot hamstring tertarik lebih dari batas wajar kemampuannya, maka akan terjadi cedera hamstring.

cedera hamstring
Designed by Freepick

Siapa yang Berisiko Terkena Cedera Hamstring?

Risiko cedera hamstring dapat terjadi pada siapa saja. Terutama jika Anda seorang atlet atau punya kegemaran bermain sepak bola, futsal, tenis, bola basket, lari, dan jenis olahraga lain yang mengharuskan Anda berlari dan berhenti secara mendadak dengan intensitas yang sering.

Apabila Anda pernah mengalami cedera ini, maka ada kemungkinan akan mengalaminya kembali di lain waktu. Terkhusus bagi Anda yang berprofesi sebagai atlet atau olahragawan. Selain olahragawan, penari juga memiliki risiko mengalami cedera hamstring. Karena melakukan gerakan yang menggunakan otot bagian paha saat latihan.

Baca juga: Sprain Ankle: Cedera yang Banyak Terjadi Di Dunia Olahraga

Penyebab Cedera pada Otot-Otot Hamstring

Pada hari-hari biasa, otot-otot hamstring memang secara aktif tidak terlalu sering digunakan. Saat Anda melakukan kegiatan fisik seperti berlari, melompat, berjongkok, dan memanjat, otot-otot hamstring menjadi lebih aktif. Cedera hamstring terjadi akibat gerakan otot yang tiba-tiba, eksplosif, atau mendadak. Risikonya dapat meningkat ketika Anda berlari dan melompat.

Cedera hamstring juga bisa terjadi secara bertahap. Saat Anda melakukan gerakan lambat, risiko mengalami cedera hamstring terjadi akibat peregangan otot yang terlampau berlebihan.

Cedera hamstring akibat berlari seringkali terjadi pada bagian otot bisep femoris, yakni berada di titik pertemuan antara otot dan tendon. Sedangkan cedera akibat peregangan biasanya terjadi pada paha belakang bagian atas, yaitu pada otot semimembranosus.

Gejala yang Terjadi pada Cedera Hamstring

Suatu cedera biasanya memiliki gejala-gejala tertentu yang mengiringinya. Umumnya cedera hamstring menimbulkan rasa nyeri yang menusuk secara tiba-tiba pada bagian belakang paha. Gejala yang timbul pada cedera ini juga dapat dikelompokkan menjadi beberapa tahap.

Jika mengalami cedera yang masih dalam tahap ringan, rasa sakitnya bisa saja tidak terlalu terasa. Namun apabila terasa nyeri terutama pada bagian belakang paha dan di bawah bokong, maka itu bisa jadi indikasi bahwa Anda mengalami cedera hamstring.

Jika cedera hamstring sudah cukup parah, maka akan timbul rasa nyeri yang menusuk dan menyakitkan secara tiba-tiba. Sampai bisa menyebabkan kesulitan dalam berdiri dan berjalan.

Selain itu, gejala lain yang mungkin bisa terjadi antara lain:

  • Ketika kembali beraktivitas atau berolahraga, mendadak timbul rasa nyeri pada bagian paha atau bagian bawah bokong.
  • Terjadi pembengkakan, biasanya terjadi setelah beberapa jam mengalami nyeri.
  • Kulit berubah warna atau timbul tanda memar pada bagian yang mengalami sakit.
  • Terasa nyeri pada bagian paha belakang ketika saat berjalan, membungkuk, atau sekadar meluruskan kaki.
  • Melemahnya otot bagian belakang paha hingga mengakibatkan hilangnya kemampuan untuk menahan beban dan berjalan.

Jika sudah demikian, maka sebaiknya Anda melakukan konsultasi dengan dokter atau fisioterapis untuk penanganan yang tepat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top
Malcare WordPress Security