lari

Mencegah Diabetes dan Sakit Jantung dengan Fisioterapi

KlinikFisioterapi.com – Fisioterapi merupakan proses rehabilitasi keadaan fisik yang dilakukan pada seseorang agar terhindar dari cacat melalui serangkaian pencegahan. Mulai dari diagnosa hingga cara-cara penanganan pada gangguan fisik akibat cedera atau penyakit tertentu.

Sebagian besar orang menganggap fisioterapi sebagai pengobatan reaktif, padahal metode ini juga merupakan bentuk perawatan pencegahan. Selama ini fisioterapi memang lebih akrab menangani para pasien stroke, cedera, patah tulang, anak yang tumbuh-kembangnya terlambat, dan sejenisnya. Tetapi fisioterapi juga ternyata bisa menangani para penderita diabetes dan juga serangan jantung.

lari

Fisioterapi sebagai Upaya Mencegah Penyakit

Chng Chye Tuan, seorang ahli fisioterapi asal Singapura, menyebutkan bahwa fisioterapi adalah pengobatan pencegahan dan tindakan reaktif yang berpotensi untuk memperkuat tubuh terhadap penyakit. Chng juga menjelaskan, fisioterapi bisa dijadikan sebagai latihan untuk menguatkan daya tahan tubuh bagian atas serta dapat meningkatkan fungsi jantung dan paru-paru.

Mencegah Penyakit Jantung dengan Fisioterapi

Selain itu, fisioterapi ini bisa mencegah penyakit jantung yang disebabkan oleh kolesterol, hipertensi dan kurangnya olahraga. Fisioterapi dapat membantu mencegah diabetes melalui pengkondisian kebugaran dengan mengurangi intoleransi glukosa.

Intoleransi glukosa berbeda dengan diabetes. Kelainan ini ditandai dengan kondisi kadar gula darah yang tinggi lebih dari normal namun belum mancapai nilai standar diabetes. Tetapi jika tidak ditangani dengan tepat, kondisi ini bisa berkembang menjadi diabetes.

Mencegah Diabetes dengan Fisioterapi

Sama halnya dengan penyakit jantung, salah satu penyebabnya diabetes diantaranya disebabkan kurangnya olahraga, sehingga kadar gula dalam tubuh tidak diubah menjadi energi malah terakumulasi dalam darah. Karena itulah fisioterapi hadir dan bisa Anda jadikan sebagai alternatif dari olahraga.

Buat Anda yang jarang berolahraga atau sulit untuk melakukan latihan kebugaran yang terlalu berat, fisioterapi bisa menjadi alternatif lain untuk Anda terapkan dalam pola hidup yang sehat.

“Untuk menangani pasien diabetes melitus melalui fisioterapi,” tegas fisioterapis Harryjun Siregar, “cukup dengan melakukan program latihan atau aktifitas fisik dengan intensitas sedang selama 30 menit, hampir setiap hari.”

Harryjun Siregar yang memiliki gelar pendidikan Master Fisioterapi ini menambahkan, jika itu rutin dilakukan maka program ini akan dapat mengontrol tingkat gula darah pasien. Bahkan pasien bisa jadi tidak ketergantungan lagi dengan suntik insulin. Di samping itu, pasien juga harus disiplin mengikuti pola makan yang sehat.

Program latihan yang dijalani para penderita diabetes tentunya tidak bisa dilakukan pasien seorang diri. Melainkan harus diawasi oleh ahli fisioterapis. Sebab ketika latihan berlangsung, pasien tetap harus memiliki program latihan terstruktur yang harus diikuti langkah demi langkahnya.

Namun begitu, setelah dilatih dan diawasi beberapa saat, berikutnya pasien dapat melakukan program latihan secara mandiri di rumah.

Bagaimana, apakah Anda tertarik untuk melakukan fisioterapi? Kalau Anda seringkali malas untuk berolahraga, Anda sangat cocok mencoba fisioterapi sebagai alternatif pilihan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top
Malcare WordPress Security