Langkah-Langkah Mengatasi Cedera Engkel

KlinikFisioterapi.com – Cedera engkel dalam istilah awam biasa disebut dengan keseleo atau terkilir. Cedera ini termasuk cedera yang sangat sering dialami oleh para atlet. Terutama pada olahraga yang memerlukan mobilitas tinggi pada organ kaki. Misalnya saja bola sepak, bola basket, tenis, bulu tangkis, dan lain-lain.

Apabila tidak ditangani secara benar dengan mengikuti program pengobatan yang tepat, proses penyembuhan yang terjadi akan berjalan lambat. Bahkan bisa menyebabkan nyeri kronis atau sulit untuk sembuh. Penanganan yang segera dan tepat sasaran sangatlah diperlukan dalam kondisi tersebut.

Jika cedera pada pergelangan kaki terlanjur terjadi pada Anda, ada empat langkah penanganan yang perlu Anda lakukan segera. Berikut merupakan beberapa upaya dalam menangani cedera engkel sebagai bentuk pertolongan pertama.

1. Mengistirahatkan Engkel Kaki

Mengistirahatkan kaki memiliki tujuan untuk mengurangi berbagai macam gerakan yang tidak perlu atau berlebihan. Bila Anda terserang cedera engkel pada saat berkegiatan, Anda bisa mengistirahatkan kaki Anda agar pemulihan berlangsung lebih cepat. Gunakan penopang pada saat mengistirahatkan kaki Anda.

Cara sederhana mengistirahatkan engkel adalah dengan mengurangi gerakan sendi yang mengalami cedera, dengan cara sebagai berikut:

  • Meminimalkan aktivitas berjalan dan tidak naik-turun tangga
  • Jika terpaksa harus berjalan, berjalanlah secara perlahan
  • Anda tetap perlu menggerakkan engkel kaki Anda, tetapi dibatasi, hanya agar tidak terasa kaku
  • Menghindar dari posisi tidak menguntungkan yang bisa menimbulkan nyeri bagi engkel

2. Mengompres Cedera Engkel dengan Es

Anda juga bisa mengompres sendi engkel yang cedera dengan es. Cara ini dilakukan untuk mengurangi risiko pembengkakan. Segeralah kompres dengan es batu karena pembengkakan dapat terjadi dengan cepat. Namun sebaiknya tidak menggunakan air hangat atau panas dalam 72 jam setelah luka terjadi, agar pembengkakan tidak memburuk.

3. Membalut Pergelangan Kaki

Membalut pergelangan kaki yang terkena cedera dilakukan untuk meminimalisir terjadinya pergerakan pada engkel. Hal ini juga membantu untuk mengistirahatkan kerja sendi. Anda bisa memakai plester melalui teknik tertentu, seperti memakai elastic verband, ankle decker, atau ankle splint. Adapun cara paling maksimal untuk mengistirahatkan fungsi engkel adalah dengan memasang gips dan berjalan menggunakan tongkat.

4. Meninggikan Posisi Pergelangan Kaki

Memposisikan pergelangan kaki lebih tinggi daripada pinggang juga dapat membantu. Kompres atau balut mata kaki, kemudian atur posisinya agar bisa sejajar dengan tinggi pinggul. Atau dengan cara membalut pergelangan kaki dan meletakkannya melebihi tinggi jantung selama 48 jam pertama. Hal ini dilakukan demi meminimalisir terjadinya bengkak pada engkel.

5. Melakukan Tindakan Fisioterapi yang Tepat

Setelah empat tindakan awal tersebut dilakukan, bisa dilanjutkan dengan terapi fisik atau fisioterapi untuk menguatkan otot, membantu pemulihan cedera dengan cepat, dan membantu mencegah terjadinya luka.

Untuk cedera ringan, tidak memerlukan adanya tes tertentu. Sementara jika cedera tergolong berat, biasanya dokter akan menganjurkan Anda melakukan tes rontgen dengan x-rays atau MRI (magnetic resonance imaging).

Baca juga: Mengenal Tiga Tingkatan Cedera Engkel

Bila cedera yang Anda derita cukup parah, Anda tentu perlu perhatian ekstra! Cedera engkel yang berat mungkin bisa membutuhkan operasi dan terapi fisik lebih lanjut untuk pemulihannya. Untuk informasi lebih lanjut bisa konsultasi langsung dengan terapis di KlinikFisipterapi.com.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top
Malcare WordPress Security