cedera lutut

Hati-hati Cedera Ligamen pada Pemain Sepak Bola

KlinikFisioterapi.Com – Menurut kabar terakhir, Zlatan Ibrahimovic terkena cedera ligamen saat klubnya, Manchester United, melawan klub Anderlecht dari Belgia di Stadion Old Traford Inggris pada 20 April 2019. Para pemain tim nasional Indonesia seperti Rasyid Assyahid Bakri, gelandang PSM Makassar, dan M. Riyandi, kiper timnas U-19, juga menderita cedera yang sama.

Cedera yang satu ini tampaknya memang menjadi momok bagi pemain sepak bola: cedera pada ligamen. Tanpa penanganan yang memadai, cedera pada lutut ini akan membuat karir pemain sepak bola manapun tamat.

Baca juga: Sprain Ankle: Cedera yang Banyak Terjadi Di Dunia Olahraga

cedera lutut

Sendi lutut merupakan sendi yang paling luas dan paling kompleks dalam tubuh manusia. Ketidakstabilan lutut merupakan masalah yang banyak terjadi pada orang dewasa sehingga mengakibatkan gangguan gerak dan fungsi yang dapat menghambat aktifitas sehari-hari, yaitu adanya gangguan pada stabilisasi aktif (otot) dan stabilisasi pasif (ligamen).

Masalah yang Timbul Akibat Cedera Ligamen

Beberapa masalah yang dapat ditimbulkan pada gangguan stabilisasi lutut antara lain:

  • adanya rasa nyeri yang mengakibatkan tidak nyaman
  • berkurangnya kekuatan otot pada sekitar sendi lutut
  • ketidakmampuan mengoreksi postur
  • mengganggu aktifitas pekerjaan sehari-hari

Berdasarkan masalah tersebut, maka pemberian intervensi dan penanganan untuk meningkatkan stabilitas lutut ini perlu dilakukan dengan intensif dan kontininyu sehingga didapatkan hasil yang optimal.

Mengapa Cedera Ligamen Sangat Mengganggu?

Cedera fisik dapat mengakibatkan terganggunya sistem muskulosletal yang meliputi otot, tulang, sendi, tendon, ligamentum serta jaringan ikat yang mendukung dan mengikat jaringan dan organ bersama-sama (Spinder & Rick,2007). Salah satu cedera yang diakibatkan dari serangkaian kegiatan tersebut adalah ruptur anterior cruciatum ligament (ACL).

Ruptur adalah robeknya atau koyaknya jaringan yang di akibatkan karena trauma (Dorland,2002). Anterior cruciatum ligamen (ACL) adalah salah satu dari empat ligamentum utama di dalam lutut yang menghubungkan tulang tibia dan femur. Fungsi utama ligamentum ini adalah untuk mencegah tulang tibia bergeser ke arah depan dari tulang femur dan untuk mengontrol gerakan rotasi dari lutut.

Oleh karena itu, ruptur ACL dapat mengakibatkan sendi lutut menjadi tidak stabil sehingga tulang tibia dapat bergerak secara bebas. Ruptur anterior crusiatum ligamentum (ACL) sering terjadi pada kegiatan olahraga yang pada dasarnya terdapat gerakan jongkok, memutar, menghentikan gerakan, dan melompat.

Jenis Olahraga yang Memiliki Resiko Cedera Ligamen

Berdasarkan penelitian Kaiser (Hewet &Timoty , 2007) pada olahraga seperti sepak bola, bisbol, bola basket, dan American football serta ski terdapat 78 persen cedera ACL menyertai dalam kegiatan olahraga. Oleh karena itu, bagi pemain bola yang melakukan kegiatan latihan fisik yang pada dasarnya termasuk high impact memiliki kecenderungan besar untuk mengalami cedera ACL. Apabila terjadi ruptur ACL maka diperlukan tindakan kooperatif.

Baca juga: Terapi Latihan Setelah Rekonstruksi Cedera Ligamen ACL

Felisia Novera Siandang
Program Studi S-1 Fisioterapi
Universitas Esa Unggul

1 thought on “Hati-hati Cedera Ligamen pada Pemain Sepak Bola”

  1. Pingback: Terapi Latihan Setelah Rekonstruksi Cedera Ligamen ACL

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top
Malcare WordPress Security