Berbagai Bahaya Jika Malas Bergerak

Di tengah pandemi covid-19 yang sedang terjadi, beberapa negara mengeluarkan peraturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan social distancing. Peraturan ini menyebabkan tidak sedikit masyarakat yang melakukan isolasi mandiri dan tidak keluar dari rumah, terkecuali jika ada alasan mendesak.

Tidak dapat leluasa untuk beraktivitas keluar rumah bukan menjadi alasan untuk bermalas-malasan. Apalagi jika menjadi malas bergerak dan tidak melakukan olahraga. Karena ada berbagai penyakit yang mengancam kesehatan jika malas bergerak terus menerus menjadi kebiasaan. Apalagi jika didukung oleh pola makan yang kurang sehat dan kurangnya istirahat.

1. Penyakit jantung

Kebiasaan malas bergerak disebut sebagai salah satu faktor risiko utama dari penyakit jantung. Selain darah tinggi, obesitas, kolesterol tinggi, dan merokok. Oleh karena itu, ada baiknya jika merutinkan berolahraga ringan di dalam rumah, setidaknya 30 menit.

2. Artritis

Merupakan penyakit peradangan pada persendian. Sehingga menyebabkan nyeri dan kekakuan pada sendi yang akhirnya membatasi pergerakan tubuh

3. Diabetes

Obesitas merupakan salah satu faktor risiko utama dari diabetes, khususnya tipe 2. Rajin berolahraga akan membantu menurunkan risiko seseorang terkena diabetes.

4. Konsentrasi menurun

Ketika seseorang terlalu banyak duduk, tulang belakang akan menjadi tegang karena terlalu lama membungkuk atau melengkung. Sehingga paru-paru tidak dapat mengembang dengan besar. Otomatis kadar oksigen yang diterima sedikit dan sirkulasi darah dalam tubuh akan terganggu. Akibatnya, oksigen yang mengalir dalam tubuh pun kurang dan mempengaruhi tingkat konsentrasi.

5. Osteoporosis

Kebiasaan malas bergerak akan menurunkan massa otot dan mengurangi kepadatan tulang. Jika dibiarkan, kondisi tersebut akan menyebabkan osteoporosis terjadi. Karena pada dasarnya, tubuh manusia dirancang untuk terus bergerak aktif agar tetap sehat dan kuat.

6. Metabolisme tubuh terganggu

Jika tubuh tidak bergerak aktif, metabolisme tubuh juga akan melambat. Salah satu akibat yang dapat terjadi jika metabolisme tubuh melambat adalah kegemukan atau obesitas. Yang tentunya dapat menyebabkan berbagai penyakit.

7. Tekanan darah tinggi

Kebiasaan malas bergerak dapat menyebabkan sirkulasi darah pada tubuh tidak lancar. Sehingga meningkatkan kemungkinan mengalami tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan berbagai penyakit seperti stroke dan kerusakan pada ginjal.

Demikianlah beberapa penyakit dan kondisi yang dapat terjadi jika kurang bergerak selama PSBB berlangsung. Ada baiknya jika tetap meluangkan waktu untuk bergerak dan berolahraga setiap hari setidaknya 20 – 40 menit, walaupun tidak dapat keluar rumah. Berolahraga teratur juga dapat meningkatkan imunitas, merupakan sistem tubuh yang sangat berperan untuk mencegah covid-19.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top
Malcare WordPress Security